Super Nintendo World di Universal Studios Selekasnya Membuka

Super Nintendo World di Universal Studios Selekasnya Membuka

Nintendo disampaikan telah siap-siap untuk buka Super Nintendo World di Universal Studios Jepang. Pembukaan taman bermain ini sekaligus juga menyongsong gelaran Olimpiade 2020.

Diambil dari The Verge, Sabtu (25/1/2020), taman bermain ini diperlengkapi dengan smartband berbentuk Power Up Bands. Gelang ini akan tersambung dengan smartphone pengunjung untuk tahu aktivitasnya sepanjang di taman bermain itu. Tidak itu saja, gelang itu bisa dipakai untuk kumpulkan koin digital yang didapat sepanjang permainan.

Berdasar laporan Bloomberg, Chief Creative Officer Universal Creative Thierry Coup, Super Nintendo World adalah video game dalam ukuran sebetulnya. Sesudah Osaka, Super Nintendo Land akan ada di Universal Studio Amerika Serikat, seperti Hollywood serta Orlando, Amerika Serikat. Disamping itu, taman bermain ini akan menyambangi Singapura, walau belumlah ada waktu tentu.

Baca juga : Sandiaga Beri Komentar Cawagub DKI: Dua-duanya Dapat Dampingi Anies

Info sekitar wahana yang akan ada di taman bermain Nintendo ini sebetulnya sedikit disibak. Tetapi dari info yang didapat awalnya, salah satunya wahana yang akan ada ialah Mario Kart. Penyesuaian game Mario Kart ini disebut akan mengambil tehnologi paling canggih. Wahana ini beritanya akan menyimulasikan dampak ‘drift’ dari game berjenis racing itu.

Square Enix Informasikan Game Kingdom Hearts Baru, Launching Mewah untuk Mobile

Square Enix Informasikan Game Kingdom Hearts Baru, Launching Mewah untuk Mobile

Bertopik mengenai “Xehanort” ?

Jadi satu franchise dengan juluran narasi yang sangat panjang, makin melebarkan narasi game Kingdom Hearts terlihat jadi satu gagasan yang sedang dipikir oleh Square Enix. Dimana launching dari DLC ReMind dalam Kingdom Hearts 3 sendiri pasti bukan hal yang di rasa cukup buat mereka.

Hingga dikutip lewat pengumuman yang barusan dikeluarkan oleh Square Enix, kehadiran game baru Kingdom pada akhirnya sudah sah dibocorkan. Dikonfirmasikan jadi satu game yang mewah launching di basis mobile, game ini sayangnya belum juga mempunyai nama tentu serta masih ada dengan nama sesaat: “Project Xehanort“.

Walau demikian, faksi developer malah dengan tidak disangka justru mengelar seperti sayembara pada beberapa fans untuk menerka nama judul yang menurutmu pas dari Proyek Xehanort itu. Jika merasakan tertarik untuk berperan serta menerka, semua Info detilnya tentang format serta ketentuannya dapat coba kamu tonton lewat link di bawah ini. Beritanya, ada satu hadiah besar yang kelak dapat kamu bisa jika kamu sukses menebaknya dengan pas.

Baca juga : Amazon Bawa AWS Outposts Ke 7 Lokasi Baru

Kembali mengulas mengenai Proyek Xehanort. Sesuai dengan namanya, narasi dari game mobile Kingdom Hearts yang satu ini terlihat memang semakin lebih banyak mengulas tentang background dari sang tokoh antagonis penting franchisenya yang namanya Xehanort. Terutamanya mengenai fakta kenapa dia putuskan menjadi seorang ” The Seeker of Darkness”.

Game Proyek Xehanort sendiri direncanakan akan siap Square Enix launching pada sekitaran musim semi tahun 2020. Game ini di konfirmasi akan mempunyai seperti feature in app purchases, hingga kemungkinan pasti dikeluarkan jadi satu game free to play.

Belum Tetapkan Tanggal Sah, Up-date Patch AOV 2020 Dipending

Belum Tetapkan Tanggal Sah, Up-date Patch AOV 2020 Dipending

Sesudah beberapa minggu terakhir bahasan mengenai Up-date Patch AOV 2020 yang disangka akan datang pada tanggal 15 Januari nyatanya belum berlangsung. Up-date belum dikerjakan sebab memang dari faksi Developer yakni Tencent belum dengan sah tentukan Tanggal sah rilisnya Up-date itu.

Awalnya ada sangkaan Up-date tanggal 15 Januari sebab timbulnya berita dari beberapa Youtuber AOV kawakan serta beberapa Leakers AOV yang tidak asing buat beberapa Challangers. Up-date AOV nanti yang memberi sekitar pembaharuan dengan relevan khususnya dari Skema Match making, Ranked serta Hukuman untuk yang AFK sudah dinanti beberapa Challangers.

Baca juga : Pelancong di Solo Protes: Patung Gajah Kok Seperti Zebra?

Khususnya pembaharuan yang paling dinanti ialah skema MVP Lose tidak menyusut bintang waktu Ranked Match, dan team yang didapati rekanan satu team AFK akan memperoleh keuntungan berbentuk tambahan bintang waktu menang Ranked Match dengan anggota team tidak komplet (Ada yang AFK).

Kembali lagi, Shurkou memberi bocoran jika Up-date itu akan datang taggal 20 Januari akan datang (Untuk Eropa), untuk SEA kemungkinan tidak tidak sama jauh, jadi kita dapat memprediksi sendiri kapan Up-date ini akan dikerjakan. Tetapi berita ini masih berbentuk sangkaan, sebab sifatnya masih bocoran serta bukan berita sah dari Tencent lansung, Up-date Patch 2020 kelak akan datang sesaat , jadi kita perlu menanti saja.

Mengenal Lebih Dekat Developer MOBA pertama di Dunia

Mengenal Lebih Dekat Developer MOBA pertama di Dunia

Mengenal Lebih Dekat Developer MOBA pertama di Dunia

Sebagian besar gamer di semua dunia tentu kenal game seperti Dota 2, League of Legends, Mobile Legends, atau Arena of Valor. Game yang sekarang jadi tren serta benar-benar disukai beberapa pemain game di semua dunia. Tetapi tahukah kalian jika game-game di atas ialah game berjenis MOBA atau Multiplayer Online Battle Ajang? Diluar itu tahukah kalian siapa sebetulnya pencetus game berjenis MOBA pertama?

Semua bermula pada tahun 2003 waktu satu komune moder game World of Warcraft 90bola berupaya memasukkan sedikit faktor yang ada pada game Starcraft terhitung salah satunya mapnya dalam salah satunya custom game World of Warcraft pada tahun 2003. Selanjutnya mereka menyebut game itu jadi Defense of the Ancients atau DotA.

Nyatanya saat itu game DotA langsung jadi perbincangan beberapa pemain World of Warcraft serta jadi custom game paling favorite. Sayangnya ada banyak masalah seperti bugs, glinch, serta balancing yang berlangsung dalam game DotA. Sampai pada akhirnya munculah seorang yang namanya “icefrog” hadir serta berusaha untuk membuat game DotaA jadi lebih baik jadi DotA Allstar.

Dengan Pendragon, Guinsoo, serta eul, icefrog membuat game DotA Allstar sekian tahun jadi game paling baik pada eranya. Diluar itu icefrog sukses jadikan DotA Allstar jadi game esports yang bersaing serta bermacam kompetisi diselengarakan di semua dunia.

Sampai pada akhirnya pada tahun 2009 team developer itu merasakan DotA Allstar telah sampai puncaknya serta mustahil untuk diperbarui. Di sini berlangsung ketidaksamaan opini dari beberapa developer DotA Allstar. Pendragon memiliki pendapat game DotA sudah selesai serta mereka butuh membuat game MOBA baru dengan engine yang baru, selain itu icefrog memiliki pendapat jika DotA belum selesai serta masih bisa diselamatkan yang pada akhirnya membuat Pendragon keluar dari team.

Mulai Tahun Baru, CS : GO Raup Banyaknya Rerataan Pemain yang Paling tinggi Selama Histori

Diluar itu Pendragon sayangkan aksi dari icofrog yang berupaya untuk jual aset-aset DotA Allstar pada pada developer populer di dunia supaya membuat versus DotA dengan engine yang baru. Tidak berapakah lama atas kepergian Pendragon itu, Tryndamere salah satunya developer dari RIOT Games mengundangnya untuk bikin game MOBA baru yang sekarang kita mengenal namanya League of Legends.

Selain itu icefrog masih berupaya untuk hidupkan kembali game DotA serta bertemulah dengan developer S2 Games. S2 Games menjanjikan icefrog untuk bikin game DotA dengan engine baru yang ia mimpikan. Sayangnya game itu tidak sesuai prediksi dari icefrog sebab demikian menyelimpang dari DotA yang sekarang namanya HoN (Heroes of Newerth).

Setelah itu valve mengutarakan tertarik untuk lakukan remake pada game DotA serta mengundang icefrog masuk dalam team mereka. Sampai pada akhirnya munculah game yang sekarang kita mengenal jadi Dota 2. Kontrofersi berlangsung saat valve melarang S2 Games untuk mengcopy aspek dari DotA tetapi faksi S2 Games akui memiliki hak untuk memakai aspek dari DotA sebab icefrog pernah kerja bersama dengan mereka.

Banyak yang memiliki pendapat siapa sebetulnya icefrog itu serta bermacam kontrofersi yang ia buat. Bekas pegawai valve mengutarakan bawaha icefrog sebetulnya ialah Abdul Ismail serta memiliki kepribadian yang jelek, diluar itu ia adalah bekas dari pagawai developer RIOT Games serta S2 Games. Selain itu faksi valve menyangkal semua dakwaan yang dilemparkan pada icefrog.

Paling akhir ia pernah mempublikasikan pada komunitas playdota kucing peliharaannya serta minta beberapa pemain Dota 2 menamai kucingnya. Tetapi sayangnya cuma seputar 1% saja pembaca komunitas itu yang menyarankan nama pada kucing icefrog, bekasnya 99% pembaca justru melemparkan ajaran untuk berhenti mempublikasikan suatu hal yang tidak ada hubungan dengan game serta minta icefrog untuk konsentrasi dalam Dota saja. Itu posting paling akhir icefrog pada komune game Dota.

Sampai selanjutnya sekarang icefrog masih adalah salah satunya pegawai valve untuk meningkatkan game Dota 2. Tetapi yang pasti kita tidak tahu nama asli atau muka dari icefrog. Sebab berlainan dengan beberapa developer/influencer game di dunia yang mengenalkan diri mereka kedunia luar, icefrog lebih pilih untuk masih jadi misterius di atas nama icefrog.

Gamer Professional PES Asal Indonesia Direkrut Tim Thailand

Gamer Professional PES Asal Indonesia Direkrut Tim Thailand

Gamer Professional PES Asal Indonesia Direkrut Tim Thailand

Salah satunya pemain profesional Pro Evolution Soccer asal Indonesia ialah Rizky Faidan nampaknya bakal main di luar negeri buat tahun depannya. Perihal itu diyakinkan seusai klub asal Thailand ialah Buriram United 90bola mengontrak pria berumur 16 tahun itu buat menuruti kejuaraan Toyota E-League PES 2020 kejuaraan. Toyota E-League sendiri sebagai kejuaraan PES papan atas Thailand yang bekerja sama dengan federasi sepak bola Thailand dan Konami.

Keputusan itu diterima melaui account instagram dari Buriram United Esports sendiri. Seusai faksi klub mengenalkan 3 pemain anyarnya termasuk juga Rizky Faidan ke dalam squad untuk arungi kejuaraan Toyota E-League PES 2020. Buriram United sendiri pun sebagai klub papan atas di sepakbola Thailand ataupun dikompetisi esports PES League di Thailand.

5 Kimiripan The Witcher Series di Netflix yang Harus Kalian Ketahui

Bergabungnya pemain Indonesia dengan nickname Zeus itu dengan klub Thailand dirasakan begitu pas. Dimana kejuaraan PES di Indonesia sedikit sekali serta kurang demikian bersaing ketimbang dinegara Thailand. Tidak hanya itu Rizky Faidan pun sekaligus menimba pengetahuan dan pengalaman dinegeri gajah putih itu.

Sekarang ini memang Rizky Faidan sebagai kemampuan besar olahragawan esports PES Indonesia. Dimana pada tahun 2019 ini beraneka perstasi tingkat dunia dia catatkan. Dimulai dari juara PES League Asia 2019 sampai semifinalis PES League World Finals 2019 di Inggris Juni tempo hari. Mudah-mudahan saja debut Rizky Faidan itu terus berbuntut serta selanjutnya ada juga penerusnya pemain pro PES dari Indonesia yang lain.

5 Kimiripan The Witcher Series di Netflix yang Harus Kalian Ketahui

5 Kimiripan The Witcher Series di Netflix yang Harus Kalian Ketahui

Serial The Witcher yang didatangkan dengan cara asli oleh Netflix memang sejak dari awal miliki citranya sendiri dilapisan banyak pengagum Novel atau Video Game serial The Witcher. Perhatian itu tidak cuma diperlihatkan waktu film itu sah ditampilkan, tetapi pula jauh waktu penentuan casting film itu dipastikan.

Biarpun dengan cara tegas film 90 bola serial itu tidak mengadaptasi dari seri Video Gamenya, tetapi nampaknya Geralt of Rivia punya Netflix cukup serasi kalau ketimbang dengan versus CDPR. Kalau kalian ingin tahu, kalian dapat menilai artikel ini sambil memirsa versus Netflixnya.

Geralt yang Saling Perlu Uang

Entahlah serial Netflix maupun Video Game Kedengarannya latar ekonomi masih berubah menjadi salah satunya faktor geralt lakukan misi-misi beresiko yang mempertaruhkan hidupnya. Kalau pada versus Video Game kalian diperkenalkan dengan mode Haggling atau mode tawar-menawar penghargaan quest. Tidak berlainan dengan versus Netflixnya, Geralt pula Kedengarannya masih melaksanakan tawar-menawar hadiah quest.

Ada soal lucu dimana pada serial Netflix, Geralt serta sempat terpaksa tinggalkan kuda kecintaan kepunyaannya jadi agunan karena satu soal. Geralt sendiri dalam cerita The Witcher memang tidak sudah pernah dilukiskan jadi pribadi yang kaya raya maupun elegan. Dianya memang tampak hidup simple atau dipandang seperti gembel, lantaran memang dianya yang sering tinggal dengan cara nomaden.

Nada, Prilaku, Jenis Bertanding yang Geralt Sekali

Peranan satu orang Geralt pada seri The Witcher memang disebut berubah menjadi kunci keberhasilan tidaknya serial satu ini. Tuntutan itu mesti harus diemban siapa saja aktornya kelak, lantaran memang narasi pada serial ini dapat bergelut di sekitar Geralt serta rekan-rekan seputarnya. Satu soal yang begitu menonjol tampak disaat kalian memirsa serial satu ini yakni, nada Henry Cavill ( Pemeran Geralt) begitu benar-benar serupa atau sedikitnya miliki ciri low voice ala geralt dalam serial Video Gamenya.

Seven Deadly Sins: Grand Cross Selekasnya Temukan Versus Berbahasa Inggris!

Masalah ini betul-betul membuat kami percaya kalau kita tengah memandang live action Geralt dari satu pengisi nada dengan seri Video Gamenya. Pada satu interview dengan GQ-Magazine Henry sendiri sempat lebih pilih habiskan waktu bermain The Witcher ketimbang pergi keluar rumah. Hingga tidak asing seandainya kita sering dengar dialog-dialog pendek ala Geralt dalam Video Game maupun memandang jenis bertanding milliknya cukup sama dengan video game.

Tidak Memihak serta Pilih Jalanya Sendiri

Mendatangkan pilihan pada Video Game menjadi masalah simpel. Player tinggal harus pilih pilihan atau mereka cuman perlu pilih mengakhiri satu misi spesifik buat memastikan arah narasi. Tetapi membawanya ke dalam media Film, pasti tidak dapat seringan itu. Pada seri The Witcher punya Netflix sendiri Geralt terus dilukiskan jadi individu yang kuat dapat pendirian.

Seringkali banyak tokoh di dalam film itu memberi pilihan pada Geralt buat membuat pilih salah satu dua pilihan. Tetapi selanjutnya dianya berubah menjadi pribadi yang bebas serta akan memutuskan pilih untuk bikin pilihannya sendiri. Biarpun tidak selama-lamanya pilihan itu berubah menjadi pilihan paling baik.

Banyak Moment Ikonik Sama

Untuk kalian yang tidak nikmati seri Video Game dari The Witcher, barangkali film series The Witcher ini bisa menjadi seperti serial fantasy middle ages seperti Games of Throne. Tetapi untuk kalian pengagum The Witcher pasti adegan buat adegan dapat simpel terspot on jadi adegan yang ikonik dari Video Gamenya. Contoh yang benar-benar begitu jelas yaitu adegan mandi Geralt yang cukup ikonik dalam video gamenya.

IGN Sendiri sempat menilai adegan perlawanan dari seri The Witcher Netflix dengan Video Gamenya ialah The Witcher pertama. Kalian dapat memandangnya di tempat ini.

Memanusiakan Monster serta Membunuh Manusia Bersikap Monster

Berubah menjadi satu orang Witcher dengan cara tidak langsung memberikan hidupnya pada satu asas. Biarpun dianya memang dibayar serta cuma mengakhiri misi sesuai permohonan, tetapi pada versus Netflix Geralt tetaplah berubah menjadi jembatan penghubung di antara manusia dan banyak non-human terlebih monster. Hal semacam itu barangkali terkait dengan realitas kalau dianya pula bukan satu orang manusia murni, akan tetapi makhluk evolusi alias mutant.

Seringkali misi yang dia kerjakan serta selesai dengan dianya tidak terima uang tetapi sukses mendamaikan perseteruan di antara manusia serta banyak monster.

Crimson Desert Bersetting Jauh Sebelum Moment Black Desert

Crimson Desert Bersetting Jauh Sebelum Moment Black Desert

Crimson Desert Adalah {rekuel Dari Black Desert

Dipublikasikan jadi game MMORPG baru, Pearl Abyss selintas memang akan janjikan konsentrasi narasi waktu Crimson Desert dikeluarkan kelak. Tetapi, dengan penampilan visual serta judulnya yang seperti dengan karya mereka awalnya yaitu Black Desert. Mereka kelihatannya akan menyambungkannya dengan game yang populer dengan wujudnya yang menarik itu.

Merilis Twinfinite, Pearl Abyss terangkan jika gamenya akan bersetting di dunia yang penuh perselisihan. Dimana semua panorama indah yang kamu lihat bisa menipu, sebab dibalik itu semua ada kekejaman yang belum tersingkap. Gamenya kelihatannya akan mungkinkanmu untuk pimpin satu group berisi tentara bayaran. Crimson Desert sendiri akan punya dunia yang terbentang luas di dunia Black Desert. Dia jadikan satu diantara game yang akan katakan moment sebelum Black Desert. Walau demikian, mereka akan mempunyai dunia, agama, atau ciri-ciri baru yang berlainan.

Baca juga : Indonesia Rugi Lebih dari Rp 72 Triliun Gara-gara Kebakaran Rimba 2019

Ceritanya akan berjudul “A Saga Written in Blood” yang mana akan ajakmu untuk bekerja bersama dalam satu moment berdarah. Dia akan hadirkan cerita beberapa mercenary dengan latar serta ceritanya semasing. Mereka menerangkan jika ciri-ciri yang seringkali tampil di artwork atau covernya bernama Macduff, son of Martinus. Satu orang pemimpin mercenary ragtag.

Hal menarik lain dari gamenya ialah hadirnya content singleplayer campaign bersama dengan beberapa mercenary yang kamu pekerjakan, tanpa ada lupakan content MMORPG sebagai konsentrasi intinya. Beberapa content biasa dari jenis MMORPG akan ditambah lagi pada nanti.

Ada beberapa sekali type lawan yang bisa kamu musuh. Dari mulai mercenary haus darah sampai mereka yang “bermain” dibalik pemerintahan kerajaan. Beberapa makhluk mitologi yang bukan kawan atau musuh bisa kamu jumpai. Crimson Desert gagasannya akan dilepaskan tahun 2020 akan datang untuk versus beta. Belumlah ada kepastian kapan gamenya dikeluarkan sebab masih juga dalam step peningkatan. Tetapi diyakinkan dia akan dikeluarkan untuk PC serta console. Kamu dapat ikuti terus berita terbaru dari gamenya supaya tidak tertinggal up-date.

Game Robot Anime Akan Direlease Versi PlayStation 4

Game Robot Anime Akan Direlease Versi PlayStation 4

Game Robot Anime Akan Direlease Versi PlayStation 4

Bila kita bicara game taktik robot serta anime, karena itu Super Robot Wars adalah satu diantara yang tidak kemungkinan terlepas dari tema. Game taktik turn-based yang satu ini punya narasi original dengan beberapa robot yang di-import dari beberapa serial robot anime. Dari mulai Getter Robo Go, Macross, sampai Gundam. Sesudah sempat temukan seri Super Robot Wars T yang sudah kami ulasan, Bandai Namco kelihatannya akan kembali informasikan iterasi teranyarnya.

Ini diberi sinyalnya oleh livestream Super Robot Wars seterusnya. Dia akan didatangi oleh Produser seri gamenya Takanobu Terada, Produser Super Robot Wars Shohei Mogami, Produser Super Robot Wars X (Cross) Omega, Produser Super Robot Wars DD Akaii, pengisi suara tokoh penting Cross Omega Kenji Akanabe, serta beberapa orang Bandai Spirits toys. Mereka akan hadirkan guest star pengisi tokoh penting DD, serta tamu lain yang belum dipublikasikan benar-benar.

Nemesis di Poster Resident Evil 3 Remake

Biasanya, siklus pengumuman seri baru Super Robot Wars akan dikerjakan tiap tahunnya. Tetapi, tidak tutup peluang jika mereka akan menginformasikan versus portingan PC dari Super Robot Wars T yang sekarang baru dilepaskan di PlayStation 4 serta Nintendo Switch saja. Sesaat seri V sudah terlebih dulu dilepaskan ke Steam. Di lain sisi, seri X akan mengejarnya tahun 2020 akan datang.

Tentu saja akan menarik jika Bandai Namco serta Banpresto menginformasikan seri teranyarnya waktu livestreamnya kelak. Lebih bila mereka menginformasikan seri baru Super Robot Wars OG. Kita akan lihat siapa yang akan gantikan Mizutani Yuuko jadi pengisi suara Excellen Browning serta Alfini sesudah dia tutup umur.

Game Mirip Pokemon Bisa Kamu Beli di Steam Tahun 2020

Game Mirip Pokemon Bisa Kamu Beli di Steam Tahun 2020
Game Mirip Pokemon Bisa Kamu Beli di Steam Tahun 2020

steam.com

Pokemon Sword and Shield tidak lama barusan launching. Game mengumpulkan serta kumpulkan monster itu sayangnya hanya dapat kamu mainkan dengan mewah di konsol Nintendo Switch. Hingga siapa saja fans yang tidak memilki konsol Switch memang tidak bisa mainkan game Pokemon baru bikinan Gamefreak itu. Namun, bila minimal kamu ialah satu orang gamer PC, ada pilihan yang seyogyanya dapat kamu lihat saat menelusuri halaman Steam.

Telah lama dipublikasikan keberadaannya semenjak satu tahun waktu lalu, sekarang game berjudul Temtem barusan mengkonfirmasi kehadirannya di basis Steam dengan early access pada tahun baru kelak. Game bikinan Crema ini kemungkinan dapat jadi satu keinginan pentingmu untuk kali pertamanya dapat tahu pengalaman mainkan game ala Pokemon dengan konsentrasi MMO-nya yang sangat kental.

Nemesis di Poster Resident Evil 3 Remake

Premis dan ide dalam memeliharanya sendiri terlihat kelihatan dibikin seperti. Kamu akan berusaha menjadi satu orang pelatih monster paling baik dengan mengumpulkan banyak monster yang kamu temui dan menaklukkan beberapa rival-rival kuatmu dalam suatu dojo. Begitu halnya usahamu untuk hentikan gagasan jahat beberapa barisan lawan yang mempunyai peranan layaknya seperti team roket.

Komponen MMO yang ingin dipertunjukkan di Temtem siap juga memberikan aroma permainan 1V1 atau 2V2 yang lebih bersaing melalui kehadiran feature pick and ban-nya. Kamu bisa mengkustom tampilan karaktermu dan rumah yang kamu menempati, sampai bersosialiasi serta mempelajari dengan beberapa pemain lain di pada suatu muatan dunia online yang dinamis.

Game Temtem sendiri direncanakan ada pada tanggal 21 Januari 2020 kelak dengan early access di Steam.

Nemesis di Poster Resident Evil 3 Remake

Nemesis di Poster Resident Evil 3 Remake

Nemesis di Poster Resident Evil 3 Remake

Tahun ini dapat disebut jadi tahun bersinar untuk Capcom, lewat project remake ambisiusnya – Resident Evil 2 Remake bisa penuhi ekspetasi tinggi banyak fans. Tawarkan sistem gameplay baru serta visualisasi yang makin lebih mengagumkan tiada meninnggalkan sensasi Nostalgia, Resident Evil 2 Remake mendapat banjir pujian.

Tentu saja dengan presentasi menarik Resident Evil 2 Remake, banyak fans mengharap Capcom pun melakukan remake untuk Resident Evil 3. Serta seusai jumlahnya issu yang tersebar berkaitan remake dari seri ke-3 itu, pada akhirnya Resident Evil 3 Remake memperlihatkan keberadaannya.

Kompetisi PUBG Mobile Tim Open 29 November sampai 1 Desember 2019

Sejumlah poster berkaitan project Resident Evil 3 Remake dari Gamstat udah menyebar di dunia maya. Faksi Gamstat sendiri terlihat kerjakan suatu ketidak sengajaan dengan mengupload sejumlah key art yang tampilkan figur Jill Valentine Carlos Oliviera, serta Namesis.

Sampai waktu ini sendiri Capcom belum juga mulai bicara masalah terbongkarnya keberadaan Resident Evil 3 Remake ini. Bagaimana dengan kalian sendiri, apakah mengharapkan project remake ambisius yang satu ini?